DISINIAJA.CO – Metal bukan sekadar musik—ia adalah sikap, pemberontakan, dan ekspresi tanpa batas. Hal ini diungkapkan oleh Addy Gembel, vokalis band death metal asal Bandung, Forgotten, yang menegaskan bahwa metal harus kontroversial.
“Musik ini tercipta memang harus jadi omongan orang, harus punya nilai ketakutan, harus punya nilai teror, harus punya nilai yang meresahkan,” ujar Addy Gembel dikutip dari short Sudaryanto
Menurutnya, jika metal hanya menjadi sesuatu yang biasa saja, maka genre ini kehilangan esensinya. Metal lahir sebagai bentuk perlawanan terhadap arus utama, baik dari sisi budaya, politik, maupun keagamaan.
“Metal itu bukan untuk orang baik-baik. Dalam sejarahnya, musik ini memang jadi ‘anak haram’ kebudayaan, dibenci semua pihak—mulai dari kalangan politik, teologis, hingga pemerintah. Artinya, metal harus selalu jadi oposisi,” tegasnya.
Pernyataan Addy Gembel mencerminkan semangat musik metal yang tak hanya sekadar genre, tetapi juga identitas dan perlawanan.
Di tengah perubahan zaman, apakah metal tetap bisa mempertahankan roh kontroversinya?